Harapan Disdikbud Aceh Tamiang kepada BGP Aceh : Adanya Pelatihan Seni dan Muatan Lokal untuk Guru SD di Kab. Aceh Tamiang

Aceh Besar – Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Aceh kedatangan tamu dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang Rabu (29/7/202). Tamu tersebut disambut langsung oleh Kepala BGP Provinsi Aceh, Teti Wahyuni, S.Si., M.Pd dan Kasubbag Umum Saifullah, S.Pd., M.Pd di ruang Media Center BGP Provinsi Aceh. Adapun tamu yang dimaksud adalah Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tamiang Drs. Abdul Muthalib, Kabid Dikdas Khairuddin Husni, M.Pd., Kabid PAUD Sutyah, S.Pd., M.Kes., M.M., beserta Tim.

Pada kesempatan tersebut Drs. Abdul Muthalib menyampaikan aspirasinya untuk kebaikan pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang. “Dalam Program Guru Penggerak ini berharap adanya pelatihan untuk guru SD tentang seni dan muatan lokal.” Paparnya.

Disampaikan juga permasalahan di Kabupaten Aceh Tamiang yang mana di Sekolah Dasar saat ini kekurangan guru mata pelajaran Seni dan Muatan Lokal. sehingga dengan adanya koordinasi bersama BGP Provinsi Aceh diharapkan pelatihan-pelatihan terkait Seni dan Muatan Lokal untuk guru SD di Aceh dan khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang dapat menjadi salah satu program BGP Provinsi Aceh.

“Melalui BGP kami titip pesan kepada kementerian untuk menyuarakan terkait pelatihan untuk guru-guru yang agak jauh, karena itu bisa menghabiskan banyak biaya dan jauh dari keluarga. Kita tahu bahwa guru-guru di Aceh banyak yang sudah tidak muda lagi. Selain itu juga yang tak kalah penting, guru-guru yang ikut sertifikasi saat ini banyak di tempatkan di luar Aceh, harapan kami semoga bisa dibuat tempatnya di Aceh.” Tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Teti Wahyuni, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa BGP Provinsi Aceh akan berupaya membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi para Bapak/Ibu Guru, terlebih seperti guru-guru dalam mengikuti PGP. “Apa yang bapak sampaikan menjadi catatan penting bagi kami. Kami akan membantu semampu kami.”

Selanjutnya Kepala BGP Provinsi Aceh menambahkan, “Kami akan siap mendampingi bagi guru-guru yang ikut PGP. Banyak dari guru-guru yang kesulitan dalam penulisan esai, BGP, atau saya khususnya siap mendampingi mereka bagaimana cara menulis esai yang baik. Tapi perlu dicatat, mendampingi bukan mengisi. Kami juga berkeingin untuk berkunjung ke Kabupaten Aceh Tamiang. Kedepan jika ada kesempatan kami akan ke sana.”            

Pada akhir pertemuan adanya sesi peyerahan dua piagam penghargaan untuk BGP Provinsi Aceh. Piagam penghargaan pertama yaitu piagam penghargaan PSP dari Bupati Kab. Aceh Tamiang dan yang kedua piagam penghargaan PGP dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Aceh Tamiang.

~ Tim Publikasi dan Informasi BGP Provinsi Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *