Balai Guru Penggerak Provinsi Aceh Kunjungi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Pidie Bahas Kolaborasi dalam Program Merdeka Belajar

Aceh Besar – Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Aceh melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kab. Pidie pada hari Rabu (31/08/2022). Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyampaikan tugas BGP Provinsi Aceh sekaligus membahas Program Guru Penggerak, Program Sekolah Penggerak, dan Implementasi Kurikulum Merdeka.

Dilaksanakan oleh Kepala BGP Provinsi Aceh, Teti Wahyuni, S.Si., M.Pd. dihadiri oleh Kepala Disdikbud Kab. Pidie, Yusmadi, S.Pd., M.Pd. beserta Sekretaris Disdikbud Kab. Pidie, Malia Safriani, S.Pd., M.Pd. Kegiatan berlangsung di ruang kerja Kepala Disdikbud Kab. Pidie.

Turut Hadir Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan PAUD dan Nonformal, Drs. Sulaiman, M.Pd., Kabid Pembinaan Ketenagaan, Mutiawati, S.Pd., M.Pd., dan Kabid Kebudayaan, Mahdiana, S.Pd.

Kegiatan dimulai dengan penyampaian tugas dan fungsi BGP Provinsi Aceh sesuai dengan Permendikbudristek No. 14 Tahun 2022 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Guru Penggerak dan Balai Guru Penggerak.

“Tugas BGP Provinsi Aceh adalah melaksanakan pengembangan dan pemberdayaan guru, pendidik lainnya, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan pengawas sekolah.” Sebutnya.

Kepala BGP Provinsi Aceh melanjutkan, BGP Provinsi Aceh juga bertugas mengawal Program Guru Penggerak, Sekolah Penggerak, dan Implementasi Kurikulum Merdeka di Provinsi Aceh.

“Tanggung jawab BGP Provinsi Aceh juga mengawal Program Prioritas Kemdikbudristek Medeka Belajar yaitu Program Guru Penggerak, Sekolah Penggerak, dan Implementasi Kurikulum Merdeka.” Tambahnya.

Kepala Disdikbud Kab. Pidie menyampaikan dukungannya terhadap program-program yang dilaksanakan oleh BGP Provinsi Aceh untuk memajukan pendidikan di Provinsi Aceh khususnya Kab. Pidie.

“Dinas Pendidikan Kab. Pidie siap mendukung dan bersinergi dalam menerima, membantu, dan menyukseskan program-program dari BGP Aceh.” Sebutnya.

Beliau juga menambahkan saat ini berbagai upaya telah dilakukan Disdikbud Kab. Pidie dalam mendukung program-program tersebut. “Dinas Pendidikan Juga sudah membentuk 9 gugus/Kelompok Kerja Guru (KKG) untuk mempercepat penyebaran informasi.” Tambahnya.

Berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program-program Merdeka Belajar di Kab. Pidie juga dibahas pada pertemuan tersebut, Kepala Disdikbud Kab. Pidie menyampaikan bahwa kolaborasi dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Kendala yang di hadapi oleh dinas pendidikan Kab. Pidie, Kekurangan Kepala Sekolah, Tingkat kelulusan Guru Penggerak masih rendah, dan pemanfaatan platform merdeka mengajar masih rendah, sehingga membutuhkan dukungan BGP Provinsi Aceh untuk menyelesaikan kendala tersebut.” Sebutnya.

Kepala BGP Provinsi Aceh melanjutkan kendala yang dihadapi di Kab. Pidie akan terus dipantau dan didukung oleh BGP Provinsi Aceh, beberapa solusi awal untuk menangani kendala tersebut disampaikan. “Kami mengharapkan Disdikbud Kab. Pidie untuk terus mendukung guru-guru seperti yang sudah dilakukan, selain itu fasilitasi untuk para guru dan kepala sekolah dalam mengimbaskan pengetahuannya. Selain melalui KKG, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) juga dapat menjadi sarana penyampaian informasi.” Lanjutnya.

#MerdekaBelajar
#SaweuNanggroeBGPAceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *